Instruksi untuk IM Aditya Bagus Arfan agar berupaya lebih keras untuk mencari kemenangan pada dua babak tersisa ternyata malah berbuah kekalahan. Aditya kalah pada langkah ke-50 melawan FM William Olsson (2372) dari Swedia pada babak ke-10 Kejuaraan Dunia Catur Remaja KU18 yang berlangsung di kota Montesilvano, Italia, pada Kamis (23/11). "Sampai langkah 41, posisi mutlak imbang. Adit berupaya menang terlalu keras," komentar Andrei Kovalev. "Tapi ini menjadi pelajaran sangat bagus bagi Adit tentang kapan seharusnya mencari kemenangan dan kapan sudah cukup remis. Pada langkah ke-13, Adit seharusnya juga mencegah lawan memainkan 14.g4 dengan memainkan 13.h5, dengan posisi yang tetap lebih baik. Itu disebut sebagai posisi kritis," tambah GM dari Belarus itu.

Kekalahan ini membuat Aditya tetap dengan 6 poin dan posisinya turun ke peringkat 26 dalam klasemen sementara yang diikuti oleh 134 pecatur dari 69 negara. IM Aleksei Grebnev (2500) dari Rusia sudah memastikan diri menjadi juara dengan 9,5 poin yang tidak mungkin terkejar lagi. Pada babak terakhir, Aditya akan bertanding melawan FM Jakub Chyzy (2286) dari Polandia.