Pada Babak 4 Kejuaraan Catur Junior Asia Timur di Kinabalu, Sabah, Malaysia, pada Senin (4/12), WFM Diajeng Teresa Singgih (1827) berhasil menahan remis unggulan pertama, WFM Boldbaatar Altantuya (2115) dari Mongolia. Sehingga keduanya memimpin bersama dengan 3½ poin.
Sayangnya, di bagian putra, andalan Indonesia, IM Aditya Bagus Arfan (2404), harus menyerah dari IM Michael Concio Jr (2403) dari Filipina. Aditya tampil bagus di tahap pembukaan dan babak tengah. Meskipun memegang bidak hitam, Aditya tampil aktif menyerang. Mulai langkah 62, ia berhasil membangun posisi yang menjanjikan dalam ending dengan satu Benteng dan masing-masing dua bidak.
Dua bidaknya yang sudah sampai ke petak c3 dan d4 butuh langkah pesisir, di mana Aditya melesat setidaknya empat kali. Namun, pada langkah 77 dan 78, ketika kemenangan sudah tidak mungkin lagi, Aditya masih memaksakan diri. Langkah 77...Rf3 dianggap lemah, seharusnya 77...Rf1 untuk menjaga keseimbangan. Langkah 78...Rf2 juga dianggap lemah, seharusnya 78...Rg2 atau 78...Rg3 untuk menjaga keseimbangan. Akhirnya, Aditya menyerah pada langkah 84. Kekalahan Aditya tentu patut disayangkan.