Babak Pertama Adit Bungkus Fuentes Mengawali ambisi besarnya untuk masuk tiga besar dunia di kelompok umurnya, pecatur binaan United Tractors IM Aditya Bagus Arfan, 18 tahun, turun dengan kepercayaan diri penuh pada babak pertama Kejuaraan Dunia Catur Remaja yang berlangsung di Hotel Canasvieiras, Florianopolis, Brazil. Melawan pecatur Argentina Agustin Fuentes (2084), Adit dengan buah putih memainkan pembukaan Skotlandia andalannya. Adit main tajam dengan mengorbankan gajahnya di petak g5 pada langkah ke-12 dan kudanya di d5 pada langkah 16. Fuentes tampaknya tidak menyadari betapa bahayanya serangan putih. Dalam posisi kritis itu ia malah mengambil bidak f2 Adit Harusnya kuda putih yang diambil. Walau bakal kehilangan menteri, tetapi dengan imbalan sepasang gajah, benteng dan kuda, ia dpt bertahan remis. Fuentes menyerah langkah 26 setelah melihat materi dan posisinya sudah mutlak kalah. Kejuaraan Dunia Catur Remaja ini akan berlangsung 11 babak hingga 9 November. "Saya nafsu mau menang cepat krn kesal dia rapi-rapikan buah catur terus," cerita Adit kemudia. Memang sejak awal permainan saya menyaksikan Garzon punya kebiasaan suka merapikan-rapikan buah caturnya yang sebetulnya sudah rapi. Rupanya kelakuan Garzon itu mengganggu konsentrasi Adit, dan ketika sudah mendapatkan posisi menang Adit jadi seperti ingin membalas kelakuan Garzon itu dengan cara mengalahkannya secepat-cepatnya. Padahal dalam permainan catur untuk bisa menang dibutuhkan kesabaran, ketelitian dengan urutan langkah yang benar. Apa boleh buat. Setiap kekalahan selalu merefleksikan pelajaran yang sangat berharga.
(Foto Adit vs Garzon oleh Kristianus Liem).