Babak kedua AICC, Kamis (8/5) masih terus menghasilkan kejutan. Unggulan kedua GM Amin Tabatabaei (2670) dari Iran dikalahkan IM Ilamparthi A R (2469) dari India. Juara zone 3.3 GM Tin Jingyao (2610 Singapura) kalah untuk kedua kalinya. Kali ini dari CM Miraziz Matyakubov (2272 Uzbekistan). Melihat ketatnya persaingan maka keputusan IM Medina Warda Aulia (2377) yang bertemu rekan senegara WIM Chelsie Monica Ignesias Sihite (2239) untuk remis singkat bisa dipahami sebagai suatu strategi untuk memelihara peluang kedua pemain agar tetap terbuka. Karena rekan WGM Dewi AA Citra (2202) tumbang dari IM Anastasia Bodnaruk (2332 Rusia). Demikian pula WIM Ummi Fisabilillah (2115) kalah dari WIM Umida Omonova (2235 Uzbekistan). Laysa Latifah (2262) remis vs Du Yuvin (1973 China). Jadi pada babak kedua ini tidak ada pecatur putri Indonesia yang menang. Di bagian putra masih ada dua pecatur yang menang, yaitu IM Gilbert Elroy Tarigan (2415) yang mengalahkan CM Mohamed Saeed Layli (2058 UAE) dan IM Azarya Jodi Setyaki (2364) yang mengalahkan CM Hsu Hsuan-Ming (1975 Taiwan). Sementara GM Susanto Megaranto (2477) dan IM Farid Firman Syah (2369) masing - masing ditahan remis oleh IM Asylbek Abdyzhapar (2355 Uzbekistan) dan IM Zhao Yuanhe (2482 China). "Lawan saya menawarkan remis pada langkah 15, tp saya tolak, karena posisi saya lebih bagus," cerita Susanto. "Sebetulnya saya bisa menang satu bidak, tapi saya tidak lakukan karena ga mau ambil risiko komplikasi," jelas Susanto. "Eh ternyata posisi lawan jadi lebih bagus karena punya pasangan Gajah. Jadi wktu dia bilang, saya tawarkan remis yang kedua dan ini yang terakhir, apakah anda mau terima. Ya udah saya tangkap saja," tambah Susanto tertawa. Sementara Farid bercerita "Posisi saya imbang terus. Cara dia main persis sama seperti saya saat pegang Putih. Jadi waktu dia tawarkan remis langkah 41 saya terima." GM Novendra Priasmoro (2437) yang babak satu menang, kali ini tumbang dari GM Mukhiddin Madaminov (2520 Uzbekistan). Demikian pula dengan IM Aditya Bagus Arfan (2402) yang pada babak satu buat kejutan, kali ini harus menyerah dari GM Leon Luke Mendonca (2630 India).